Jumat, 10 April 2020

Meningkatnya kasus covid-19 di Indonesia



Meningkatnya Kasus Covid-19 di Indonesia

Bagaiamana Sikap Pemerintah?

Dan Bagaimana keadaan di Masyarakat? 

 
Pada akhir desember 2019 terjadi wabah di Wuhan. Beberapa minggu kemudian wabah tersebut terus menyebar,banyak media memperbincangkan tentang wabah covid 19 yang terus menyebar. Sekarang Wabah tersebut telah menyebar hingga ke 200 Negara di dunia. Kasus pertama yang diberitakan di indonesia pada 2 maret 2019 hingga kini covid-19 masih terus ditanggani. Pada saat ini Covid-19 di Indonesia terkomfirmasi menjadi 3.293 kasus yaitu terdiri dari 2.761 orang yang dirawat,280 yang meninggal,252 yang sembuh. Lalu apa yang dilakukan pemerintah untuk wabah covid-19 ini?

1.    Kebijakan Pemerintah untuk wabah ini

"Pemerintah telah menetapkan Covid-19 sebagai jenis penyakit dengan faktor risiko yang menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat. Dan oleh karenanya pemerintah menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat," ujar Jokowi dalam keterangan yang disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (31/3/2020).
Dengan ini jokowi menetapkan beberapa keputusan untuk memberantas covid-19 yaitu 

a.    Besaran bantuan Program Keluarga Harapan dan jumlah penerima ditingkatkan


Keputusan ini diberlakukan mulai 1 april 2020,keluarga penerima akan ditingkatkan dari 9,2 juta menjadi 10 juta keluarga penerima. Sedangkan besaran yang diterima akan dinaikkan 25 persen, misalnya komponen ibu hamil naik dari Rp2,4 juta menjadi Rp3 juta per tahun, komponen anak usia dini Rp3 juta per tahun, komponen disabilitas Rp2,4 juta per tahun.

      b.      Karangtina mandiri

Pemerintah mengharuskan masyarakat indonesia untuk melakukan karangtina mandiri yaitu tetap dirumah saja selama wabah ini terjadi. Masyarakat diharus untuk bekerja dari rumah,belajar dari rumah dan beraktivitas lainnya dari rumah. Masyarakat tidak dianjurkan berpergian bila tidak ada hal yang penting dilakukan.
Oleh karena itu seluruh sekolah,seluruh universitas dan beberapa pekerjaan di haruskan dilakukan dari rumah. Contohnya belajar dari rumah dengan melakukan pembelajaran secara daring (online)

        c.       Lockdown

Pemerintah daerah banyak melakukan lockdown di daerah-daerahnya untuk menghentikan persebaraan covid-19. Banyak yang jalan-jalan ditutup,tempat-tempat ibadah,tempat-tempat yang berpotensi mempertemukan banyak orang ditutup. Pada contohnya di Bali,para wisatawan yang bukan ber KTP Bali tidak boleh menyebranggi pelabuhan ataupun menuju Bali dengan transportasi seperti Pesawat.

        d.      Pemerintah membagikan sembako gratis disalurkan melalui kelurahan-kelurahan

Pemerintah memberikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Masyarakat yang akan diberikan diperiksa yang memang pantas mendapatkannya melalui RT setempat.Setelah pendataan dilakukan akan dilakukan pemberiaan sembako gratis yang diambil masyarakat melalui kelurahannya.

        e.      Memperketat akses anatar kota

Pemerintah memperketat akses antar kota.Pada contohnya akses kendaraan seperti mobil dan motor Jakarta ke Bekasi,Polisi setempat melakukan pengecekan suhu badan pengendara,jika pengendara bersuhu badan lebih dari 37 derajat akan dikembalikan ke daerah asalnya dan menyemprotkan Disinfektan kepada pengendara. Selain itu bagi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan masker akan di kembalikan kedaerahnnya atau tidak boleh melintas.

        f.        Memberikan Penundaan pembayaran cicilan motor bagi ojol

Presiden Jokowi telah memberikan keringanan bagi ojol untuk menunda pembayaraan cicilan motor selama 1 tahun.Kebijakan ini mempunyai respon positif dari masyarakat terutama ojek karna adannya wabah covid-19 pendapatan mereka turun drastis,banyak juga yang tidak mendapatkan penghasilan karna banyak penumpang yang tidak berpergian.

       g.       Memberikan Biaya Listrik Gratis

Pemerintah memeberikan biaya listrik gratis bagi pelanggan listrik 450VA yang jumlahnya kurang lebih 24 juta pelanggan, yang akan digratiskan selama 3 bulan ke depan yaitu untuk bulan April, Mei, dan bulan Juni 2020. Sedangkan untuk pelanggan 900VA yang jumlahnya sekitar 7 juta pelanggan akan didiskon 50 persen, artinya hanya membayar separuh saja untuk bulan April, Mei, dan bulan Juni 2020.
        
         h.      Menaikkan anggaran Kartu Pra Kerja
Anggaran Kartu Prakerja dinaikkan dari Rp10 triliun menjadi Rp20 triliun. Jumlah penerima manfaat menjadi 5,6 juta orang terutama ini adalah untuk pekerja informal serta pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak Covid-19 dan nilai manfaatnya adalah Rp650 ribu sampai Rp1 juta per bulan selama 4 bulan ke depan. 

2.    Keadaan Masyarakat Indonesia

Pada Awal diberitakannya Kasus wabah covid-19 masih banyak warga indonesia yang masih belum terlalu memperhatikan wabah tersebut,namun setelah Pemerintah mempertegas bahwa warga indonesia harus tetap dirumah dan menghindari kontak dengan orang lain dengan menjaga jarak. Masyarakat indonesia masih dikatakan belum siap untuk menghadapi wabah ini karna pada awal wabah masuk ke indonesia dan pemerintah telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan namun tetap banyak yang masih melanggarnya. Hingga pemerintah harus memberlakukan kebijakan-kebijakan yang lebih tegas lagi,namun kebijakan-kebijakan pemerintah telah menghambat persebaraan covid-19

3.    Keaadaan Logistik di Indonesia

Pada Maret pertenggahan hingga Maret akhir,Ketersediaan bahan pokok menurun dan juga harga bahan-bahan pokok melonjak tinggi. Tetapi beberapa minggu setelahnya hingga saat ini ketersediaan dan harga bahan-bahan pokok berangsur-angsur membaik. Pemerintah telah berusaha untuk menstabilkan ketersediaan dan harga bahan-bahan makanan. Pada awal masuknya covid-19 bahan pokok seperti bawang ikan ayam melonjak tinggi.

Menurut saya kebijakan pemerintah sudah baik dalam usaha memberantas wabah covid-19.Namun perlu terus dilakukan pembaharuan agar tetapi sesuai dengan keadaan yang berkembang. Masyarakat juga telah banyak yang juga sadar akan perlunya tetap dirumah saja,menghindari kontak dengan orang lain,menjaga jarak dan juga memakai masker saat berpergian ditempat umum. Walaupun masih ada masyarakat yang masih melanggarnya. Karna banyak yang masih perlu keluar rumah untuk mencari nafkah.tetapi kebanyakan dari mereka telah melindungi diri dari Covid-19 dengan menjaga jarak menggunakan masker,mencuci tangan secara rutin.

Maka dari itu Stay safe teman-teman :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar